SEJARAH BERDIRINYA AFMI :

Animal Friends Manado Indonesia AFMI adalah Organisasi Non profit yang berdiri pada tanggal 06 Mei 2011
oleh Pendiri ( Ketua ) ANNE PARENGKUAN -SUPIT.
Animal Friends Manado Indonesia AFMI 
berdiri atas dasar-dasar dan prinsip-prinsip Kasih Sayang
pada semua mahluk ciptaan TUHAN.
AFMI secara khusus bekerja dalam program2 kesejahteraan hewan di Sulawesi Utara yang dalam hal ini hewan domestic.

MISI:
Generasi masa depan yg peduli dan mengasihi semua mahluk ciptaan TUHAN.

VISI :
AFMI sebagai Organisasi Non-profit yang pertama, berkomitmen,dan penuh kasih yang memulai dan memimpin dalam mempromosikan Perlindungan dan Kejahteraan hewan di Sulawesi Utara.Membayangkan masyarakat yang menghargai hewan sebagi sesama makhluk Ciptaan TUHAN.
Berupaya untuk menciptakan masyarakat yg sadar, peduli dan mengasihi sesama mahluk ciptaan TUHAN terutama hewan dan satwa sesuai dengan prinsip2 kesejahteraan hewan.
KAMI MENGKHUSUSKAN DIRI PADA HEWAN DOMESTIK
( Hewan peliharaan ).

Adapun secara garis besar international hewan di kelompokkan menjadi 3 Kategori yaitu :

1. Hewan atau Satwa liar seperti contohnya yaki, burung2 harimau dll.
2. hewan domestik atau yg biasa kita sebut hewan peliharaan atau hewan kesayangan yaitu anjing, kucing dan kuda.
3. Serta hewan ternak yg termasuk di antaranya ayam, bebek, babi, kambing, sapi dll

PROGRAM KERJA 

1. Edukasi dan kampanye. melakukan edukasi pada anak2 sejak usia dini dan giat melakukan kegiatan kampanye dengan tujuan membangkitkan kepedulian terhadap hewan sesuai dengan prinsip2 kesejahteraan hewan .

2. Rescue,rehabilitasi dan adopsi hewan

3. Animal shelter atau penampungan hewan

4.Klinik hewan dan saran pendukung Kesehatan hewan.

5. Social responsibility atau Tanggung jawab sosial.
Melakukan kegiatan2 pelayanan kepada masyarakat yang berhubungan dengan kesejahteraan hewan.
Dan bagaimana menjadi pemilik hewan yang bertanggung jawab.(Petsownership)

STRATEGI KERJA

Melakukan upaya2 kerja dari hulu ke hilir.

Hulu :
Melakukan upaya2 lobby maupun kerjasama yang berperan aktif dengan pemerintah,tokoh Agama maupun aparat penegak hukum agar supaya melakukan penegakan hukum maupun pengawasan terhadap alur perdagangan hewan ( anjing, kucing, yaki, ular dll ) antar daerah sesuai dengan undang2 karantina lintas batas untuk melakukan penegakkan hukum bagi kasus2 yg menyangkut kesejahteraan hewan.

Hilir :
Melakukan edukasi maupun kampanye dengan tujuan membangkitkan rasa kepedulian dan kasih sayang kepada semua mahluk ciptaan TUHAN.

ISSUES:
– Kebiasaan mengkomsumsi daging anjing, kucing, yaki dan lain-lain yang telah lama menjadi kebiasaan masyarakat Sulawesi Utara
– Lemahnya penegakkan hukum serta pengawasan baik itu dari aparat penegak hukum maupun pemerintah pada kasus2 yg menyangkut Kesejahteraan Hewan.