Monday , October 14 2019
Home / Artikel / Kisah Tole yang di Selamatkan Dari Penjagal Pasar Tradisional

Kisah Tole yang di Selamatkan Dari Penjagal Pasar Tradisional

Tole adalah salah satu dari kucing yang di selamatkan dari pembantaian pasar tradisional Minahasa pada masa pengucapan syukur Minahasa bulan juli tahun 2016.

Tole adalah nama kesayangan dalam bahasa Minahasa atau panggilan kesayangan kepada anak laki-laki di daerah Sulawesi utara, Minahasa dan Manado.

Entah jika Tole sebelumnya adalah kucing rumahan yang ada pemiliknya kemudian di tangkap secara kejam oleh orang-orang yang tak punya hati nurani, diculik dari keluarganya.
Bersama kucing lainnya Tole menempuh perjalanan kira-kira 1600 kilometer jaraknya dari Kendari, Makassar menuju Pasar tradisional Sulawesi utara.

Berdesakan di kandang yang sempit bersama puluhan kucing lainnya, di kurung berhari-hari lamanya,
Menempuh perjalanan yang sangat panjang dan jauh tanpa makan dan minum, dalam ketakutan dan kengerian yang luar biasa, menderita serta di perlakukan dengan kejam demi untuk memenuhi isi perut manusia yang tega memakan kucing.

Dalam ketidakberdayaan mereka, dengan kondisi sakit dan dehidrasi berat, trauma dan menderita setelah menempuh jarak ribuan kilometer, akhirnya mereka tiba di pasar tradisional untuk menunggu giliran di bantai dengan disaksikan oleh teman-teman lainnya yang sedang menunggu ajal.

Berada di tengah pasar tradisional di tempat penjagalan merupakan hal yang sangat mengerikan bagi pemerhati hewan. Bau darah hewan yang mati di mana-mana dan bau kulit dan rambut hewan yang di bakar, teriakan minta tolong hewan yang menyayat hati yang tak terlupakan seumur hidup dan selalu menghantui perjalanan hidupku adalah salah satu alasan yang membuatku bertekad untuk menolong dan berjuang menjadi Suara mereka.

Ketakutan mereka, jerit tangis dan teriakan minta tolong mereka serta doa-doa harapan makhluk tak berdosa ini, tidak mampu meluluhkan hati para penjagal tapi menghancurkan hati dan jiwa ini.

Hanya bisa memohon kekuatan dari Sang mahakuasa ,”TUHAN bantu kami bagaimana menyelamatkan mereka dan membawa kesadaran kepada masyarakat bahwa hewan2 ini adalah hewan peliharaan yang sangat setia sahabat manusia, mereka hanya memiliki cinta dan kesetiaan. Hidup mereka begitu rentan, tak berdosa seperti anak-anak yang bergantung sepenuhnya akan belas kasihan dan cinta manusia sebagai makhluk yang berakal budi”.

“Semua manusia takut mati, takut menderita, Apakah makhluk lain tidak merasa takut juga? Oleh karena itu kita harus melindungi semua makhluk hidup dan menghargai kehidupan.”

Seandainya bisa memindahkan HATI ini kepada orang-orang yang suka berbuat kejam kepada hewan. Seandainya semudah itu bisa merubah Hati mereka dalam sekejab doaku selalu.

Tole dan saudara-saudaranya dan juga beberapa anjing lainnya yang di selamatkan dari pasar tradisional di bawa ke shelter AFMI dalam kondisi yang buruk, sakit dan menderita.

Sedih membayangkan penderitaan yang mereka lalui hingga akhirnya tiba di tempat ini.

“Welcome home anak2.
Di sini kalian aman.
Di sini tidak ada yang akan menyakiti kalian lagi”.

Di Rumah yang baru, Tole termasuk salah satu dari kucing yang kondisinya sangat memprihatinkan. Tole adalah kucing jantan yang pendiam dan penuh cinta seperti layaknya hewan lainnya. Butuh waktu hingga kondisi kesehatan mereka bisa pulih dari penyakit, trauma dan ketakutan yang masih menghantui.

Ingin rasanya memberikan apapun yang mereka butuhkan untuk melihat mereka ceria dan bahagia lagi.

Jelang beberapa waktu, kondisi Tole akhirnya membaik.
Bahagianya hati ini.
Berharap memberikan semua kasih sayang yang dia butuhkan.
Berharap memberikan kebahagiaan yang pernah hilang dari hidupnya.
Berharap memberikan yang terbaik untuk mereka, sebab sudah selayaknya mereka di perlakukan dengan cinta dan kasih sayang,

Rasa bahagia itu hanya sekejab,
Tole tak bisa bertahan lama.
Tole tiba-tiba sakit lagi, semuanya terasa begitu cepat.

Kekejaman dan penderitaan yang mereka alami sejak awal hingga tiba di shelter membuat mereka rentan terhadap penyakit. dan sangat berpengaruh bagi kondisi mereka
Semua Doa upaya dan perawatan tidak dapat menyembuhkannya.

Sang Pemberi memanggilnya pulang.
Duka cita, rasa sesal karena waktu dan kebersamaan yang rasanya begitu singkat berbaur menjadi satu.

Selamat jalan Tole..
Berat kehilanganmu ‘nak,,
Butuh waktu untuk ikhlas jika kehilangan kalian.
Tapi sekarang kamu tidak menderita sakit lagi
Kalian sudah cukup menderita karena ulah manusia.
Maafkan kami manusia
Dalam duka ada tersirat rasa syukur sebab kamu tidak pergi dalam kegelapan dan kekejaman manusia.
Kamu pergi dalam lingkup kasih semua yang menyayangimu..
Surga adalah tempat yang terindah,hanya cinta dan kasih sayang yang ada..

Di Surga,tidak ada yang akan menyakiti,,
Kebahagiaan kekal bersama Sang Pemberi Kehidupan.
Bermainlah dengan sukacita bersama malaikat-malaikat di surga nak..
Salam sayang buat saudara-saudara yang lain.
So long Tole..so long my lovely boy..
Terima kasih sudah menjadi bagian dalam hidup kami…
Love,

  • BAPA di surga, ketika kami memikirkan tentang keajaiban dan keanekaragaman dari dunia Satwa Ciptaan-MU, tolonglah kami untuk tidak hanya menyembah-MU, tetapi juga “Memelihara” apa yang telah ENGKAU Percayakan kepada kami. ~

TUHAN adalah Pemilik sejati dari seluruh Ciptaan-NYA

Voice Of The Voiceless

About AFMI 00

Check Also

About Tomohon Market

The Tomohon Market in North Sulawesi, Indonesia is a traditional market known for selling entirely …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »